Sabtu, 30 Maret 2013

MEMBUAT ANIMASI 2D MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH

MEMBUAT ANIMASI
DUA DIMENSI
dengan Macromedia Flash
UNTUK KALANGAN SENDIRI
Dilarang menyalin sebagian atau
seluruh bagian modul ini tanpa ijin
dari penyusun.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 1
Penyusun : SINGGIH PRABOWO (singgihprabowo383@gmail.com) – SMK NEGERI 3 KOTA SERANG
Pengertian Animasi
Animasi pada dasarnya adalah proses menampilkan perubahan posisi atau
perubahan penampilan dari waktu ke waktu. Jadi, animasi dapat berupa
perpindahan objek dari satu tempat ke tempat lain, perubahan ukuran objek,
perubahan bentuk dan warna objek atau transparansinya.
Dalam Macromedia Flash, animasi dibuat dengan mengubah isi frame-frame yang
berurutan. Terdapat dua metode membuat animasi di Flash, yaitu frame by frame
animation dan tweened animation. Tweened animation ada dua macam yaitu motion
tween dan shape tween.
Membuat Frame by Frame Animation
Animasi frame by frame dibuat dengan cara mengubah isi frame-frame yang
berurutan secara manual. Image dibuat pada setiap frame, meskipun perubahan
diantara frame-frame tersebut mungkin hanya sedikit saja.
Animasi frame by frame sangat berguna untuk membuat animasi yang kompleks
dan terdapat perubahan dramatis dalam periode waktu yang pendek.
Ikuti langkah berikut ini:
1. Buat dokumen flash baru dengan mengklik menu File �� New.
2. Dobel-klik Layer1, kemudian ubah namanya menjadi Animasi1.
3. Tempatkan objek berupa lingkaran berwarna merah di sudut kiri-atas
stage.
Gambar 1
4. Pilih frame 2 layer Animasi1, kemudian pilih menu Insert��Blank
Keyframe.
5. Tempatkan objek lingkaran berwarna kuning dengan ukuran lebih besar
daripada lingkaran sebelumnya di sisi kanan-atas stage.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 2
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
Gambar 2
6. Pilih frame 3 layer Animasi1, kemudian pilih menu Insert��Blank
Keyframe.
7. Tempatkan objek lingkaran berwarna hijau dengan ukuran lebih kecil
daripada lingkaran pertama di tengah-tengah stage.
Gambar 3
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 3
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
8. Klik frame 1, kemudian tekan tombol F5 sebanyak 4 kali.
9. Klik frame 6, kemudian tekan tombol F5 sebanyak 4 kali.
10. Klik frame 11, kemudian tekan tombol F5 sebanyak 9 kali.
Gambar 4
11. Tekan tombol Enter untuk melihat hasil animasi.
Membuat Motion Tween
Seperti namanya, motion tweening secara khusus dipakai untuk memindahkan
objek animasi dari satu tempat ke tempat lain. Namun demikian pada
kenyataannya lebih dari sekedar memindah objek, tetapi bisa juga untuk
penskalaan, perputaran, memiringkan objek, dan mengubah warna atau
transparansinya.
1. Sembunyikan layer Animasi1.
2. Sisipkan layer baru dengan memilih menu Insert��Layer.
3. Dobelklik layer yang baru saja dibuat, ubah namanya menjadi Animasi2.
4. Tempatkan objek lingkaran berwarna biru di sisi kiri stage.
5. Pilih objek lingkaran yang baru saja dibuat, klik kanan lalu pilih menu
shortcut Convert to Symbol.
Gambar 5
6. Pada kotak teks Name, ketik Bola lalu klik OK.
7. Klik frame 1 layer Animasi2.
8. Pada panel Property, pilih Motion pada combobox Tween.
9. Pada panel Property, ubah isi kotak Ease menjadi 50.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 4
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
Gambar 6
10. Klik frame 20 layer Animasi2, lalu klik kanan dan pilih menu Insert
Keyframe.
11. Pilih instance Bola lalu drag ke sisi kanan stage.
12. Perbesar ukuran instance Bola.
Gambar 7
13. Tekan Enter untuk melihat hasil animasi.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 5
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
Menggunakan Motion Guide
Motion guide dipakai untuk mengatur pergerakan objek agar mengikuti alur gerak
tertentu, seperti mengikuti alur kurva atau garis yang tidak beraturan.
1. Klik kanan pada layer Animasi2, lalu pilih menu shortcut Add Motion
Guide.
2. Klik frame 1 layer Guide: Animasi2.
3. Klik Line Tool pada panel Tools.
4. Buat alur pergerakan objek pada stage dari posisi awal hingga posisi akhir
instance Bola, misalnya seperti pada gambar berikut:
Gambar 8
5. Tekan tombol Enter untuk melihat hasilnya.
Membuat Shape Tween
Shape tweening berfungsi untuk membuat animasi perubahan bentuk shape (objek
bidang). Objek yang dianimasi harus berupa shape. Dalam satu layer, boleh
terdapat lebih dari satu shape yang dianimasikan.
1. Sembunyikan layer Animasi2 dan layer Guide: Animasi2.
2. Sisipkan layer baru dengan memilih menu Insert��Layer.
3. Dobelklik layer yang baru saja dibuat, ubah namanya menjadi Animasi3.
4. Tempatkan objek lingkaran berwarna cokelat di sisi kanan stage.
5. Klik frame 1 layer Animasi3.
6. Pada panel Property, pilih Shape pada combobox Tween.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 6
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
Gambar 9
7. Klik frame 20, lalu klik kanan dan pilih menu Insert Blank Keyframe.
8. Tempatkan objek persegi panjang berwarna ungu di sisi kanan stage.
Gambar 10
9. Tekan Enter untuk melihat hasil animasi.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 7
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
Menambahkan Shape Hint
Kita dapat mengendalikan cara penampilan shape-shape antara awal dan akhir
tweening. Cara melakukannya dengan menambahkan shape hint untuk
menentukan titik mana yang terkait antara bentuk shape awal dan shape akhir.
1. Klik frame 1 layer Animasi3.
2. Klik menu Modify ��Shape �� Add Shape Hint.
3. Drag shape hint (huruf a dalam lingkaran) ke titik tepi atas lingkaran.
Gambar 11
4. Pilih frame 20 layer Animasi3.
5. Drag shape hint (huruf a dalam lingkaran) ke titik tepi-bawah persegi
panjang.
Gambar 12
6. Tekan Enter untuk melihat hasil animasi.
Modul Workshop : Membuat Animasi Dua Dimensi 8
Penyusun : Carwoto (carwoto@yahoo.com) – STMIK ProVisi Semarang
Menyimpan dan Mengekspor Animasi
File dokumen Flash disimpan dengan ekstensi .fla. Untuk menyimpan file
dokumen Flash, salah satunya dengan mengikuti langkah berikut:
1. Klik menu File��Save
2. Pada kotak teks File Name, ketik nama file.
3. Klik Save.
Untuk mencoba animasi yang telah dibuat, lakukan dengan cara mengklik menu
Control��Test Movie. Flash secara otomatis akan mengeksort animasi ke dalam
format .swf.
Animasi yang telah selesai dibuat dapat diekspor ke dalam berbagai format untuk
berbagai keperluan. Caranya seperti berikut:
1. Klik menu File �� Export Movie.
2. Pada kotak teks File Name, ketik nama file hasil ekspor nantinya.
3. Pada kotak pilihan Save as type, pilih tipe file hasil eksport.
Gambar 13
4. Klik Save.
Bagaimana membuat Animasi 2D yang kompleks?
Agar dapat membuat animasi dua dimensi yang kompleks, interaktif, dan menarik,
selain menguasi teknik dasar pembuatan animasi yang disajikan dalam modul ini,
Anda juga perlu menguasi teknik pengelolaan objek grafis, teks, simbol dan library,
penggunaan komponen interaktif dan dinamis, penambahan suara dan video, serta
pemrograman dengan ActionScript. Untuk pemanfaatannya, Anda juga perlu
mengetahui teknik pencetakan movie, teknik optimasi content, serta teknik publikasi
di web site. Hubungi Pusat Komputer STMIK ProVisi Semarang apabila Anda
tertarik dan berminat mempelajari teknik-teknik tersebut!

1 komentar: